Hull City Tak Terima Dicurangi

Merasa dicurangi, Hull City mendesak investigasi oleh pihak ketiga atas keputusan wasit Steve Bennett yang membatalkan penalti yang akibatkan Hull kalah 0-1 dari Aston Villa.

Sang wasit, Bennet sebetulnya telah menunjuk titik putih sebagai tanda tendangan penalti bagi Hull saat injuri time ketika mengira Ashley Young handball di garis penalti. Tapi sejurus kemudian berubah pikiran setelah berkonsultasi dengan asistennya Andy Halliday, yang membisikinya bahwa kejadian yang dilihatnya berbeda.

Buntut kemenangan Aston Villa atas Hull City ini, Villa naik ke peringkat 4 menggeser Arsenal. Sedangkan kekalahan ini menjadikan Hull hanya sekali menang dalam 11 laga liga Inggris.

Tapi dari kasak-kusuk yang beredar, sebuah video pihak ketiga secara ilegal telah dipakai sebagai dasar pembatalan penalti itu (yang sebetulnya tidak dibenarkan memakai video rekaman). Pihak Hull City makin berang setelah mendengar wasit mendapat pengaruh dari penyelenggara pertandingan melalui earpiece yang dikenakan di kuping wasit.

Keputusan wasit Steve Bennette yang bikin onar

Keputusan wasit Steve Bennette yang bikin onar

“Yang kami pertanyakan di laga itu adalah siapa yang mempengaruhi wasit,” ujar Duffen, petinggi Hull City. “Saya menuntut laporan dari penyelenggara pertandingan dan konfirmasi siapa yang bicara di earpiece itu. Dan saya prihatin penggunaan video pihak ketiga di laga ini.”

Liga Inggris memang melarang penggunaan pengaruh pihak ketiga atau penggunaan rekaman video sebagai dasar pengambilan keputusan wasit.

“Saya telah bicara dengan pimpinan eksekutif Liga Inggris, Richard Scudamore pagi ini dan dia berjanji akan mencari tahu soal kasus ini,” terang Duffen.

“Kami menyoroti integritas dari pertandingan tersebut dan memastikan tidak adanya penggunaan video pihak ketiga yang menjadikan wasit tidak independen.”

Duffen tidak membantah bahwa keputusan yang tidak memberikan hadiah penalti itu memang benar, tapi kecewa dengan pengaruh penyelenggara pertandingan terhadap keputusan wasit.

“Steve Bennett adalah bukan tipe peragu dan saat ia memutuskan penalti, ia sangat yakin dengan keputusannya,” imbuh Duffen. “Posisi linesman pun sangat jauh dan tidak melihat hal itu. Tapi saat Bennett bicara dengan Halliday, linesman tersebut bicara dengan seseorang melalui earpiece saat Bennett tepat dihadapannya,” ujar Duffan kesal.

Tapi pihak Liga Inggris membantah klaim Duffan. Menurut mereka, keputusan pembatalan penalti itu murni dari hasil konsultasi wasit dan asisten wasit. Bukan dari video rekaman maupun bisikan dari pinggir lapangan. Benarkah ?