Duit Rp 1,7 Triliun untuk Kaka Menggoda Milan

AC Milan mengakui, mereka tertarik dengan rekor transfer dari Manchester City yang membidik Kaka agar mau pindah ke klub Inggris itu. Walau Kaka masih ogah-ogahan, jumlah transfer yang selangit 1,7 triliun memang akan sulit ditolak AC Milan.

Delegasi City telah singgah di Italia untuk negosiasi dengan perwakilan Milan untuk detail kepindahan Kaka.

Bukan main, Rp 1,8 triliun untuk seorang pesepakbola bernama Kaka

Bukan main, Rp 1,8 triliun untuk seorang pesepakbola bernama Kaka

Sementara ini, pihak Milan belum mau mengiyakan atau menolak tawaran itu, tapi dengan serius sedang dipertimbangkan.

City berharap Milan tidak menolak tawaran rekor dunia transfer yang nilainya akan sulit dipecahkan itu serta berharap Kaka akan tergoda dengan gaji yang menggiurkan.

Walau sebelumnya Kaka ogah pindah, jubirnya, Diogo Kotscho mengakui, walau kesepakatan belum tercapai, pihaknya masih terbuka untuk negosiasi.

“Milan memegang hak atas negosiasi dengan Manchester City. Langkah selanjutnya adalah ayah Kaka akan ngomong dengan klub Inggris itu,” ujar Kotscho.

“Pernyataan yang berlebihan yang beredar di Inggris bahwa kesepakatan itu hanya tinggal menunggu waktu dan juga berita bahwa Kaka menolak tawaran itu,” imbuhnya.

Pemilik Manchester City, Sheikh Mansour percaya, Milan tak kuasa menolak tawaran itu. Masalahnya hanya pada Kaka, bagaimana meyakinkan pesepakbola berdarah Brazil itu masa depannya dengan Manchester City tak akan terbengkalai. Pembicaraan berikut sepertinya akan ngomong soal mantan pemain terbaik dunia itu mengenai kesepakatan sponsor dan rincian proses kepindahan dari Italia ke Inggris.

Jika Milan mengiyakan tawaran segunung itu, keputusan selanjutnya tergantung sepenuhnya pada Kaka. Apakah ia akan menikmati atmosfir liga Inggris atau kepingin berkarir hingga pensiun di Italia.

Saya belum tahu apakah Kaka berhasil kami boyong atau tidak. Banyak faktor yang mempengaruhi,” sambung pelatih Manchester City, Mark Huges. Oke..kita tunggu saja, kemana Kaka akan berlabuh.